Kemungkinan Besar Pogba Akan Pindah ke Real Madrid

Mantan pemain Manchester United, Paul Scholes, memprediksi Paul Pogba dapat ganti ke Real Madrid. Paul Scholes terasa Pogba dapat mengikuti jejak Cristiano Ronaldo ganti ke Madrid. Kabarnya kemungkinan besar Pogba akan pindah sudah mendapat hasil positif.

Cristiano Ronaldo pernah menjadi bintang bagi Manchester United. Pemain asal Portugal tersebut berada di Old Trafford terhadap tahun 2003 hingga 2009. Madrid membayar 94 juta euro untuk membeli Ronaldo.

Pada bursa transfer musim panas 2019 lalu, Real Madrid disebut mengidamkan membeli Paul Pogba. Meski hingga batas akhir transfer tidak ada kesepakatan yang terjadi, minat Madrid terhadap Pogba belum luntur.

Ronaldo ganti ke Real Madrid terhadap 2009 lalu. Saat itu, United tidak kuasa untuk menghindar Ronaldo lebih lama ulang di Old Trafford. Madrid sendiri telah berniat membeli Ronaldo sejak tahun 2008.

“Saya tidak dapat terperanjat kecuali tawaran yang sama dibuat oleh Real Madrid untuk Cristiano Ronaldo pas dia masih di United,” membuka Paul Scholes dikutip dari Goal International.

Baca juga: Jenis Buah Peningkat Gairah Seks Manusia

“Jika United meminta Pogba untuk bertahan satu tahun lagi, kami dapat memandang apa yang terjadi,” sambungnya.

Paul Scholes sendiri mempunyai pendapat yang cukup jelas. Paul Pogba telah 7meter tidak sepenuh hati bermain di Manchester United. Pemain asal Prancis tersebut mengidamkan ganti ke Real Madrid.

“Saya pikir cukup sadar dia mengidamkan pindah. Dia mengidamkan pergi ke Real Madrid, untuk alasan apa pun itu tidak berjalan [pada musim ini],” kata eks gelandang timnas Inggris tersebut.

Paul Pogba masih menjadi pemain yang cukup penting bagi Manchester United terhadap musim 2019/2020 ini. Kabar kemungkinan besar Pogba akan pindah sudah dibenarkan olehnya. Namun, kecuali Pogba ganti ke Real Madrid, Paul Scholes memandang ini bukan sebuah kerugian bagi United.

“Saya tidak berpikir bahwa ini dapat menjadi kerugian yang besar bagi United,” ucap Paul Scholes.

“Saya rasa performanya tidak cukup bagus, selama dua atau tiga musim dia berada di United. Saya percaya dapat banyak pemain yang sanggup laksanakan pekerjaan itu bersama lebih baik,” kata Paul Scholes.

United sendiri disebut membidik sejumlah pemain kecuali kehilangan Pogba. Selain Toni Kross dan Cristian Eriksen, Setan Merah juga santer dikabarkan mengidamkan membeli Bruno Fernandez dari Sporting Lisbon.

Ronaldo Jadi Penyerang Tercepat di Serie A

Musim 2019/2020 di Serie A memiliki banyak striker muda bolapelangi dan berkecepatan tinggi. Namun, Cristiano Ronaldo jadi penyerang tercepat di Serie A meskipun sudah berumur 34 tahun.

Cristiano Ronaldo masih menjadi pilihan pertama untuk menyerang Juventus di musim 2019/2020. Dari dua game yang dimainkan oleh wanita tua itu, Ronaldo masih dimainkan.

Pemain Portugal sejauh ini mencetak gol. Ronaldo mencetak gol ketika Ronaldo menang dengan skor 4-3 atas Napoli, Minggu (1/9/2019).

Ronaldo menunjukkan bahwa dia masih dalam kondisi terbaik. Selain mencetak gol, Ronaldo juga merupakan pemain tercepat di Serie A sejauh ini.

Menurut data yang dihimpun oleh La Gazzetta dello Sport, Cristiano Ronaldo mencatat kecepatan terbaik 34,62 km / jam. Data ini diambil dari dua pertandingan Serie A yang dimainkan oleh Juventus.

Menurut data ini, hanya ada satu pemain yang lebih cepat dari Ronaldo. Pemain itu adalah pusat Napoli, Kostas Manolas. Pemain Yunani ini mencatat kecepatan terbaik 35,41 km / jam.

Ronaldo, menurut data Gazzetta, adalah striker tercepat dari Serie A. Dia memimpin Simone Zaza dengan 34,56 km / jam dan Gianluca Mancini dengan 34,46 km / jam.

Ronaldo juga di depan pemain Juventus lainnya, yaitu Douglas Costa, Alex Sandro dan Danilo. Sebuah pencapaian Ronaldo jadi penyerang tercepat di Serie A di dua laga musim ini.

Prestasi ini adalah bukti bahwa Ronaldo masih dalam kondisi yang baik meskipun sudah 34 tahun. Menurut nama dia di atas, selain Ronaldo, tidak ada pemain berusia di atas 30 tahun.

Hazard Memang Harus Kalah Dari Neymar

Pelatih tim nasional Brasil, Tite tidak menahan diri untuk memuji pemain terbaiknya, Neymar. Ia yakin kehadiran Neymar akan meningkatkan peluang Brasil memenangkan pertandingan. Eden Hazard memang harus kalah dari Neymar untuk performa di atas lapangan.

Sejak Piala Dunia 2018, kontribusi Neymar untuk tim nasional telah dipertanyakan. Ia dianggap tidak banyak membantu, malah kerap membuat kontroversi dengan drama di lapangan.

Selain itu, Neymar tidak berperan dalam keberhasilan Brasil dalam memenangkan Copa America 2019. Dia cedera sebelum turnamen dimulai, yang anehnya membantu Brasil tampil lebih baik.

Bagi Tite, Neymar tetap menjadi salah satu pemain terpenting dalam rencana pengembangan skuad Brasil. Neymar membuat Brasil bermain lebih baik, dan sebaliknya. Bahkan Tite tidak ragu membandingkan Neymar dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

“Lima puluh persen dari gol yang dicetak oleh Brasil dengan Neymar di lapangan terjadi karena golnya sendiri atau assist yang ia ciptakan. Tim membutuhkannya dan ia membutuhkan tim,” kata Tite seperti dikutip oleh Goal International.

“Dari sudut pandang kualitas teknik individu, saya menempatkan Lionel Messi slot pulsa di atas dan Cristiano Ronaldo, karena mereka berdua berada di generasi yang berbeda.”

Kemudian, berbicara tentang pemain di generasi yang sama, Tite percaya Neymar tetap nomor satu. Dia tidak yakin ada pemain lain yang lebih baik dari Neymar di kelompok usia yang sama. Bahkan Eden Hazard masih di bawah Neymar. Olah karena Hazard memang harus kalah dari Neymar bukan berarti Neymar yang terbaik.

“Selain itu [Messi-Ronaldo], saya menggambarkan generasi lain: Neymar dan Eden Hazard adalah dua pemain luar biasa bagi saya,” lanjut Tite.

“Salah satu kelebihan Neymar dibandingkan dengan Hazard adalah mereka berdua berpikir pola yang sama, tetapi Neymar mengeksekusinya lebih cepat. Dia tidak bisa dihentikan,” pungkasnya.

Meski begitu, sayangnya Neymar masih memiliki masalah kematangan dalam bermain. Dia menghabiskan banyak waktu berguling-guling di lapangan, bertindak saat menghadapi lawan.