Inilah Resiko Jika Anda Nikah Muda

Di era modern saat ini, masih banyak orang yang ingin menikah muda. Namun, ada banyak faktor yang membuat seseorang memutuskan untuk menikah muda. Berikut inilah resiko jika anda nikah muda yang akan kami jelaskan kepada anda semua.

Bahkan, ada beberapa kasus siswa SMP yang telah memutuskan untuk menikah. Anda tahu, pernikahan muda rentan terhadap berbagai risiko.

Menikah adalah yang paling diinginkan untuk semua orang. Selain itu, dengan orang yang paling dicintai. Namun, menikah bukan hanya menjalani hidup bersama-sama. Menikah sangat dibutuhkan komitmen yang kuat satu sama lain.

BKKBN (Badan keluarga berencana nasional) telah menganjurkan untuk menghindari perkawinan pada usia dini. Danjurkan tidak menikah dini karena organ reproduksi belum matang secara medis dan psikologis.

Seperti dilansir dari Youtube Akun Estella Bidan Tv, Sabtu (09.21.19) di sini adalah beberapa inilah resiko jika anda nikah muda:

1. Peningkatan risiko kanker serviks

Risiko ini sangat rentan terhadap wanita yang melakukan pernikahan pada usia dini. AkanĀ agen bola meningkatkan risiko kanker serviks sebanyak dua kali lipat. Selain itu, kanker serviks sangat ditakuti momok bagi wanita.

Peningkatan risiko kanker serviks untuk perempuan reproduksi terbelakang dan belum dewasa sehingga sel-sel rahim dalam keadaan aktif. Dalam kondisi saat dalam kandungan, berusaha untuk tidak benda asing memasuki termasuk penetrasi Mr P. Jika, penetrasi, dapat dengan mudah bakteri dan virus akan masuk ke dalam Miss V. Klik pada halaman berikutnya untuk risiko pernikahan muda yang lebih lengkap.

2. Diperkirakan kehamilan terlalu muda

Ketika kehamilan terlalu muda memiliki risiko yang sangat tinggi. Salah satu dari mereka akan mengalami, perdarahan, keguguran, malnutrisi, tekanan darah tinggi, kejang, dan bahkan akan menyebabkan kematian pada ibu. Tentu saja, ini sangat berbahaya bagi bayi dan kondisi ibu.

3. Risiko Melahirkan

Apakah Anda tahu bahwa anak muda menikah juga memiliki risiko persalinan macet. Hal ini terjadi, karena rongga panggul tidak cukup besar. panggul adalah janin debit jalan dari uterus, yang mengapa ukuran panggul dapat mempengaruhi. Namun, hal ini juga mengerikan karena berpotensi pecah ketuban sebelum waktu pengiriman.

4. terjadinya Rentan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Bagi wanita yang menikah di bawah usia 18 tahun sangat rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga karena mental tidak stabil. Seperti yang Anda tahu, bahwa masa remaja belum memiliki cukup mental untuk kehidupan rumah tangga. Bahkan, remaja bisa dibilang masih memiliki sifat tidak stabil atau tidak konsisten. Kadang-kadang menikah di usia dewasa masih terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga.