Juventus Lawan Yang Berat Bagi Ribery

Fiorentina sudah mencoba segalanya, tapi Juventus tak dapat mereka kalahkan. Menurut Franck Ribery, yang sudah mengalami kemajuan sejak pertama kali gabung La Viola, Juventus adalah lawan yang kuat. Benar jika Juventus lawan yang berat bagi Ribery di saat ini.

Juventus bertandang ke Artemio Franchi untuk hadapi Fiorentina terhadap pekan ke-3 Serie A 2019/20, Sabtu (14/9/2019). Laga ini berkesudahan imbang tanpa gol.

Ribery, yang baru gabung Fiorentina berasal dari Bayern Munchen di musim panas, tampil sebagai starter untuk pertama kalinya. Pemain 36 tahun Prancis itu mengaku benar-benar senang.

“Saya benar-benar senang, sebab sudah tiga bulan sejak paling akhir kali saya bermain penuh, dan ini berjalan dengan baik,” kata Ribery, yang bermain 69 menit melawan Juventus, layaknya dikutip berasal dari Football Italia.

“Saya tetap mengusahakan menemukan performa paling baik saya, dan ini adalah sebuah kemajuan.”

“Kami mencoba semua nya untuk mencetak gol, tapi Juventus adalah tim yang kuat, dan cuacanya terhitung benar-benar panas.”

Fiorentina belum raih satu kemenangan pun di Serie A bolapelangi musim ini. Sebelum imbang melawan Juventus, Fiorentina dikalahkan Napoli dan Genoa.

“Kami semua bekerja bersama. Kami punyai tim yang bagusm dan semoga kami dapat menang di laga berikutnya,” imbuh Ribery.

Robery memperoleh status ovation berasal dari para suporter fanatik Fiorentina yang datang di Artemio Franchi. Sungguh Juventus lawan yang berat bagi Ribery saat berjumpa kemarin.

“Para suporternya luar biasa. Saya datang ke Florence untuk penonton yang memenuhi stadion layaknya ini,” pungkas Ribery.

Untuk pertama kalinya sejak gabung Fiorentina, Ribery dimainkan berasal dari menit awal. Ribery bermain gemilang.

Ribery terhitung memperoleh sambutan luar biasa berasal dari publik tuan rumah saat dia melaksanakan sprint dan melancarkan tekel kritis untuk menghentikan Cristiano Ronaldo di babak kedua.

“DI uji cobalah melawan Perugia, saya menyaksikan terkecuali dia dapat bermain sejam. Dia apalagi menghendaki lebih,” kata pelatih Fiorentina, Vincenzo Montella.

“Dia punyai mentalitas seorang juara. Itu bermakna dia tak dapat menerima sebuah kekeliruan operan yang dapat mengakibatkan timnya berada dalam bahaya.”

“Meski kelelahan, dia selalu berlari dan memperbaikinya,” imbuh Montella.

Ronaldo Jadi Penyerang Tercepat di Serie A

Musim 2019/2020 di Serie A memiliki banyak striker muda bolapelangi dan berkecepatan tinggi. Namun, Cristiano Ronaldo jadi penyerang tercepat di Serie A meskipun sudah berumur 34 tahun.

Cristiano Ronaldo masih menjadi pilihan pertama untuk menyerang Juventus di musim 2019/2020. Dari dua game yang dimainkan oleh wanita tua itu, Ronaldo masih dimainkan.

Pemain Portugal sejauh ini mencetak gol. Ronaldo mencetak gol ketika Ronaldo menang dengan skor 4-3 atas Napoli, Minggu (1/9/2019).

Ronaldo menunjukkan bahwa dia masih dalam kondisi terbaik. Selain mencetak gol, Ronaldo juga merupakan pemain tercepat di Serie A sejauh ini.

Menurut data yang dihimpun oleh La Gazzetta dello Sport, Cristiano Ronaldo mencatat kecepatan terbaik 34,62 km / jam. Data ini diambil dari dua pertandingan Serie A yang dimainkan oleh Juventus.

Menurut data ini, hanya ada satu pemain yang lebih cepat dari Ronaldo. Pemain itu adalah pusat Napoli, Kostas Manolas. Pemain Yunani ini mencatat kecepatan terbaik 35,41 km / jam.

Ronaldo, menurut data Gazzetta, adalah striker tercepat dari Serie A. Dia memimpin Simone Zaza dengan 34,56 km / jam dan Gianluca Mancini dengan 34,46 km / jam.

Ronaldo juga di depan pemain Juventus lainnya, yaitu Douglas Costa, Alex Sandro dan Danilo. Sebuah pencapaian Ronaldo jadi penyerang tercepat di Serie A di dua laga musim ini.

Prestasi ini adalah bukti bahwa Ronaldo masih dalam kondisi yang baik meskipun sudah 34 tahun. Menurut nama dia di atas, selain Ronaldo, tidak ada pemain berusia di atas 30 tahun.

Sarri Latih Juventus Meski Sedang Pemulihan

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, akhirnya kembali bersama skuadnya buat mengetuai jalannya latihan di Continassa, Rabu 4 September 2019. Ia telah kembali ke lapangan meski masih melanjutkan pemulihannya dari sakit pneumonia. Kabar Sarri latih Juventus meski sedang pemulihan dibenarkan oleh pihak Juventus.

Meski sebagian besar skuadnya berangkat karena memiliki tugas internasional, Sarri tetapi mengetuai sesi latihan Juventus. Pada sesi latihan tersebut tidak ada bentuk Gonzalo Higuain dan Douglas Costa walaupun tidak bertugas buat negaranya.

Kedua pemain tersebut diberi waktu istirahat hingga hari Jumat bola pulsa oleh Sarri sehabis melakoni pertandingan yang menghabiskan tenaga melawan Napoli. Terlebih, laga mendebarkan itu berakhir dengan kemenangan tipis Juventus atas Napoli dengan skor 4- 3.

Pada pertengahan Agustus, pelatih berusia 60 tahun itu di nyatakan menderita penumonia maupun radang paru- paru. Akibat penyakit tersebut, ia harus absen bersama Juventus di 2 laga pembukaan Juventus di Liga Italia melawan Parma dan Napoli.

Meski begitu, Sarri sempat timbul di pertandingan Juventus melawan Napoli dan memandang skuadnya dari tribun. Meski tidak bisa ikut andil, tetapi ia memantau para pemainnya yang berjuang keras buat mendapatkan 3 poin di hadapan publik sendiri. Serta kini Sarri latih Juventus meski sedang pemulihan karena ingin timnya bermain lebih baik.

Masa ini sendiri hendak jadi masa perdana buat Sarri buat melatih Juventus. Ia didatangkan dari Chelsea pada masa panas ini buat mengambil alih pelatih Juventus sebelumnya yakni Massimiliano Allegri yang memilah mundur dari kursi kepelatihan.